Di zaman modern ini tentu kita tidak asing lagi dengan dunia social
media, bahkan social media sudah menjadi gaya hidup tersendiri bagi
segolongan masyarakat yang menggilai social media tersebut. Terbukti
dalam statistik penggunaan internet pada tahun 2015 yang diselenggarakan
oleh We Are Social menunjukkan angka 79 juta dari 81,1 juta pengguna
internet di seluruh Indonesia
Maka dari itu tidak heran dalam kurun
waktu 3 tahun terakhir muncul banyak social media yang menawarkan banyak
fitur penunjang untuk menambah daya tarik penggunanya.
Dalam tulisan ini saya ingin mengajak anda bernostalgia dan mengenang kembali
social media dan yang dulu pernah menjadi
trend pada kalangan remaja
namun sekarang sudah sepi peminat, bahkan ada yang bangkrut dan memilih
untuk mengubah
basic laman mereka.
Berikut saya rangkum 3 social media yang terlupakan.
1. mIRC
Ini
adalah aplikasi chatting pertama yang pernah saya pakai, cukup mudah
memakainya, tinggal memasukkan nama panggilan atau nama julukkan yang
kita inginkan (kebanyakan kalau cowok pakai user nama "co_ . . .
"sedangkan kalau cewek "ce_ . . . "), lalu join ke suatu ruang obrolan
dan langsung kita dapat berinteraksi dengan user lain yang berada di
dalam ruang obrolan tersebut.
Software PC ini sangat digemari oleh
para remaja pada masanya. Namun seiring berjalannya waktu Mirc sekarang
sudah sepi peminat, padahal aplikasi ini dulu wajib dimiliki oleh setiap
warnet.
2. Mig33
Menurut saya ini adalah social media
sekaligus terlengkap dan paling praktis pada masanya,
dimana penggunanya dapat mudah saling menyapa di suatu ruang obrolan,
upload photo, kirim gambar, dll.
Apalagi mig33 juga dapat di akses
dan di download aplikasinya melalui handphone yang beroperasi pada
system java dan symbian yang pada masa itu mayoritas vendor pabrik
handphone menggunakan system operasi tersebut.
3. Friendster
Ini media sosial pertama yang pernah saya buat, di karenakan pada masa 2005an friendster sangat booming di kalangan remaja.
Pada
prinsipnya friendster hampir sama dengan blog, akan tetapi friendster
lebih mengutamakan pada bidang pertemanan bagi penggunanya, dimana
dahulu friendster adalah salah satu media social yang dilengkapi dengan
fitur upload photo yang pada masa itu juga masih sangat jarang kita
temukan media social yang dilengkapi fitur tersebut.
Namun sayang seiring dengan sepinya peminat, sekarang friendster berubah menjadi situs game online.
Sekian ulasan dari saya mengenai social media pada zaman dahulu yang sempat booming.
Memang
persaingan social media pada era ini semakin ketat dan dilengkapi
banyak fitur yang semakin canggih. Namum kita sebagai pengguna social
media berkewajiban menggunakan hal tersebut dengan bijak dan tidak
menyalahi aturan.
Barangkali ada saran atau sekedar ingin bernostalgia bersama mengenai social media zaman dulu, monggo isi di kolom komentar :